Feel Free For a Donation

Minggu, 15 April 2012

ACARA : BREAKCORE_LABS
TEMPAT : DESPRO ITS SURABAYA
WAKTU : TGL O2-03-2010 PUKUL 19.00-22.30WIB
TIKET : FREE

REVIEW.
Jika anda membaca koran Jawa Pos hari ini (tgl 03 maret 2010) di halaman 38, disana ada pernyataan dari Dr dr. Nyilo Purnami Sp. THTKL, bahwa intensitas suara di sebuah wahana permainan anak-anak mencapai 90-95 desibel, dan itu berpotensi merusak pendengaran, karena batas aman pendengaran berkisar diantara 80 desibel, maka anda perlu menjamu dokter tersebut dengan sajian candle light dinner yang romantis sebelum mengajaknya ke perhelatan acara yang digelar oleh komunitas BreakcoreLABS ini.

Musik noise atau apapun derau bunyi-bunyian itu, telah mencapai derajat yang sungguh mengagumkan. sehingga saya merasa menjadi seorang putri tidur selama 7 tahun dan terhenyak sadar dengan pertanyaan "dimana aku saat ini??".

Semenjak Luigi Russolo bersama asistennya Ugo Piatti menemukan mesin noise bernama intonarumori pada sekitar tahun 1913, melalui proyeknya "the Art of Noise" ditolak mentah-mentah oleh audiens seperti yang telah diprediksi sebelumnya, menuju era pencerahan massal pada periode pertengahan 90an di Jerman, Inggris Raya, dan Australia dengan apa yang lumrah disebut sebagai Hardcore Techno, yang pada perkembangannya mempunyai peranakan antara lain Acid Breaks, Breakbeat Hardcore, Broken Beat, Hardcore Breaks, Rave Breaks, dan masih banyak lagi termasuk diantaranya adalah peranakan yang disebut Breakcore.

Saya belum menemukan data akurat kapan pastinya musik ini mulai masuk, diterima dan merebak di Indonesia. saya ingatkan lagi, saya telah "tertidur" selama 7 tahun! dan terbangun di tengah semaraknya acara tour BreakcoreLABS yang mengusung punggawa-punggawanya antara lain: Julian Abraham (Jogja), DJ Sonnix, Terbujur kaku, Dj Drunkpunk, WickedJoySuzzan, dll, minus kedatangan Dj Kirdec (Belgia) dan Mindfuckingboy (Singapore) seperti yang direncanakan.
Jika anda adalah seorang ahli tentang suara yang pernah menelan teori korelatifitas antara gelombang suara dengan gelombang otak, yang menerangkan bahwa:
a. pada gelombang Beta (14-100 Hz), menimbulkan perasaan aktif, cemas, stres, khawatir, cartisol, norepinephrine.
b. pada gelombang Alpha (8-13.9 Hz), menimbulkan perasaan nyaman, tenang, santai, istirahat, puas, bahagia, endorphine, serotonin.
c. pada gelombang Theta (4-7.9 Hz) akan menimbulkan kreatifitas, integrating, hening, meditatif, imajinatif,catecholamines, AVP (Arginine VasoPressin).
d. pada gelombang Delta (0.1-3.9 Hz) hampa, tanpa perasaan dan pikiran, cellular regeneration, HGH (Human Growth Hormone),

maka ditengah suasana chaos yang diciptakan oleh Breakcore, anda bisa memuntahkan dan membuang jauh semua teori diatas!!!

(review oleh YY. untuk : Sindikat Boneka Tanah)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar